Virtual class merupakan salah satu contoh bentuk dari E-Learning, seperti apa yang ada diartikel sebelumnya E-Learning adalah pembuatan web-web di sekolah atau di kampus-kampus atau dapat juga disebut sebagai web bertema pendidikan. Sebagian besar kampus-kampus dan sekolah-sekolah di Indonesia memiliki web, ini dapat membantu pembelajaran.
E = electronic, Learning = Belajar, sehingga saya mempunyai kseimpulan E-Learning merupakan kegiatan belajar menggunakan sarana elektronik sebagai medianya.
Contoh virtual class di University Gunadarma, ya sekaligus kampus tercinta saya :)
Virtual class mempunyai sisi baik dan buruk :
Sisi baiknya adalah menciptakan sisi kreatif dan aktif untuk menerima materi dari mahasiswa karena virtual class berada diluar jangkauan atau pengawasan dosen. Ini dapat mengurangi biaya bensin kendaraan yang dipakai untuk pergi ke kampus, karena virtual class dapat dilakukan di rumah atau di warnet, sehingga virtual class ini dapat dikatakan berpartisipasi secara tidak langsung ke dalam gerakan Green IT.
Sisi buruknya adalah mahasiswa kurang bisa menerima materi dengan baik, karena berada diluar jangkauan dosen, menurut pengalaman saya ketika mengikuti virtual class ini ketika dosen bersangkutan memberikan beberapa pertanyaan atau quis untuk menilai, mahasiswa dapat berinteraksi untuk berbagi jawaban melalui chat messenger.
Jumat, 20 April 2012
Kamis, 05 Januari 2012
E - KTP
Maraknya penggandaan KTP di Indonesia disangkut pautkan oleh meningkatnya kriminalitas. Sehingga pemerintah membuat peraturan setiap penduduk hanya diperbolehkan memiliki satu KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan.
KTP elektronik atau e-KTP merupakan dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.
Prosedur pembuatan e-KTP di Jakarta sangat cepat, pembuatan e-KTP ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 2menit. Prosedur pembuatan e-KTP menurut versi pemerintah sangat simpel dan mudah. Diambil dari situs resmi (e-KTP.com) mengenai tatacara pembuatan e-KTP:
Proses pembuatan e- KTP (Secara Umum)
1. Penduduk datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan.
2. Petugas melakukan verifikasi data penduduk dengan database.
3. Foto (digital).
4. Tandatangan (pada alat perekam tandatangan).
5. Perekaman sidik jari (pada alat perekam sidik jari) & scan retina mata.
6. Petugas membubuhkan TTD dan stempel pada surat panggilan yang sekaligus sebagai tandabukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tandatangan sidikjari.
7. Penduduk dipersilahkan pulang untuk menunggu hasil PROSES PENCETAKAN 2 MINGGU setelah Pembuatan.
Tetapi ternyata tidak semudah itu, harus melalui prosedur yang rumit dan berbelit, apabila belum dapat panggilan dari RT/Kelurahan maka warga tersebut tidak dapat mengurus e-KTP.
Selain itu warga harus memiliki KTP nasional karena tidak dapat menggunakan langsung KTP daerah, apabila tidak mempunyai KTP nasional, maka harus membuatnya terlebih dahulu, ini sangat tidak efektif dan menyita waktu, karena apabila telah membuat KTP nasional pada akhirnya KTP tersebut tidak dipergunakan. Dan minimal harus menunggu selama 2minggu.
Belum lagi bagi masyarakat daearah dan pedalaman yang punya banyak kendala seperti keterbatasan listrik sehingga datanya tidak bisa dimasukan, minimnya koneksi internet, jangkauan wilayah yang begitu luas dan yang menjadi kendala mendasar adalah ketersediaan alat pemindai tandatangan dan retina mata sehingga harus menunggu.
KTP elektronik atau e-KTP merupakan dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.
Prosedur pembuatan e-KTP di Jakarta sangat cepat, pembuatan e-KTP ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 2menit. Prosedur pembuatan e-KTP menurut versi pemerintah sangat simpel dan mudah. Diambil dari situs resmi (e-KTP.com) mengenai tatacara pembuatan e-KTP:
Proses pembuatan e- KTP (Secara Umum)
1. Penduduk datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan.
2. Petugas melakukan verifikasi data penduduk dengan database.
3. Foto (digital).
4. Tandatangan (pada alat perekam tandatangan).
5. Perekaman sidik jari (pada alat perekam sidik jari) & scan retina mata.
6. Petugas membubuhkan TTD dan stempel pada surat panggilan yang sekaligus sebagai tandabukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tandatangan sidikjari.
7. Penduduk dipersilahkan pulang untuk menunggu hasil PROSES PENCETAKAN 2 MINGGU setelah Pembuatan.
Tetapi ternyata tidak semudah itu, harus melalui prosedur yang rumit dan berbelit, apabila belum dapat panggilan dari RT/Kelurahan maka warga tersebut tidak dapat mengurus e-KTP.
Selain itu warga harus memiliki KTP nasional karena tidak dapat menggunakan langsung KTP daerah, apabila tidak mempunyai KTP nasional, maka harus membuatnya terlebih dahulu, ini sangat tidak efektif dan menyita waktu, karena apabila telah membuat KTP nasional pada akhirnya KTP tersebut tidak dipergunakan. Dan minimal harus menunggu selama 2minggu.
Belum lagi bagi masyarakat daearah dan pedalaman yang punya banyak kendala seperti keterbatasan listrik sehingga datanya tidak bisa dimasukan, minimnya koneksi internet, jangkauan wilayah yang begitu luas dan yang menjadi kendala mendasar adalah ketersediaan alat pemindai tandatangan dan retina mata sehingga harus menunggu.
Green IT
Green IT merupakan gerakan penghematan sumber daya IT yang bertujuan membuat system computer yang ramah lingkungan. Karena Green IT meminimalisasi penggunaan bahan-bahan berbahaya bagi lingkungan. Hal ini berdampak positif karena Green IT dapat menekan biaya operasional.
Green IT melibatkan beberapa pihak, antara lain :
1. Produsen
a. Produsen Hardware
Berperan untuk dapat menciptakan hardware yang hemat energi dan memakan sedikit daya listrik. Ini dapat mengurangi penggunaan minyak bumi.
b. Produsen Software
Harus dapat menggunakan algoritma yang simple, sehingga dapat mengurangi waktu penggunaan computer oleh user. Dapat juga menciptakan software yang mampu menggantikan pekerjaan mesin-mesin yang menggunakan energi yang cukup besar, juga dapat membuat software atau program yang meminimalisir penggunaan kertas.
2. Konsumen
a. Pemerintah
Pemerintah harus mulai membuat sistem yang terkomputerisasi, dalam hal ini pemerintah sudah mulai berperan, dengan adanya E-KTP.
b. Perusahaan
Berbagai transaksi jual beli, Penggajian yang masih menggunakan kertas. Hal ini masih banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, karena belum terkomputerisasi.
c. Personal User
Sebagai sesama user pengguna komputer sebaiknya lebih bijak atau teliti sebelum print atau mencetak. Hal ini dapat mengurangi pemborosan kertas. Dan juga memperhatikan penggunaan durasi komputer seperti mematikan komputer ketika tidak digunakan.
Green IT melibatkan beberapa pihak, antara lain :
1. Produsen
a. Produsen Hardware
Berperan untuk dapat menciptakan hardware yang hemat energi dan memakan sedikit daya listrik. Ini dapat mengurangi penggunaan minyak bumi.
b. Produsen Software
Harus dapat menggunakan algoritma yang simple, sehingga dapat mengurangi waktu penggunaan computer oleh user. Dapat juga menciptakan software yang mampu menggantikan pekerjaan mesin-mesin yang menggunakan energi yang cukup besar, juga dapat membuat software atau program yang meminimalisir penggunaan kertas.
2. Konsumen
a. Pemerintah
Pemerintah harus mulai membuat sistem yang terkomputerisasi, dalam hal ini pemerintah sudah mulai berperan, dengan adanya E-KTP.
b. Perusahaan
Berbagai transaksi jual beli, Penggajian yang masih menggunakan kertas. Hal ini masih banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, karena belum terkomputerisasi.
c. Personal User
Sebagai sesama user pengguna komputer sebaiknya lebih bijak atau teliti sebelum print atau mencetak. Hal ini dapat mengurangi pemborosan kertas. Dan juga memperhatikan penggunaan durasi komputer seperti mematikan komputer ketika tidak digunakan.
Perkembangan Telematika di Indonesia
Telematika merupakan singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika, merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan, karena merupakan kegiatan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi.
Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
• Ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
• Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global.
• Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas.
Telematika juga mempunya berbagai ragam bentuk yg merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor, bentuk-bentuknya adalah:
1. E-goverment
Merupakan administrasi pemerintahan secara elektronik. Indonesia mempunyai satu badan yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.
2. E-commerce
Mempunyai prinsip transaksi jual beli, tetapi transaksi perdagangan secara online. seperti memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, dll.
3. E-learning
Pembuatan web-web di sekolah atau di kampus atau dapat juga disebut sebagai web bertema pendidikan. Sebagian besar kampus-kampus dan sekolah-sekolah di Indonesia memiliki web, ini dapat membantu pembelajaran.
Selama perkembangan telematika di Indonesia memberikan kemudahan dalam berbagai hal seperti meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.
Indonesia berusaha untuk tidak tertinggal dengan negara lain menyangkut telematika. Dengan dirintis oleh beberapa orang yang berdedikasi pada dunia akademisi, pengenalan dunia telematika mulai dilakukan seiring berkembangnya situasi politik dan ekonomi.
Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, lebih mengembangkan telematika di Indonesia, seperti industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya.
Perkembangan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan perkembangan teknologi. Di masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.
Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
• Ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
• Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global.
• Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas.
Telematika juga mempunya berbagai ragam bentuk yg merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor, bentuk-bentuknya adalah:
1. E-goverment
Merupakan administrasi pemerintahan secara elektronik. Indonesia mempunyai satu badan yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.
2. E-commerce
Mempunyai prinsip transaksi jual beli, tetapi transaksi perdagangan secara online. seperti memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, dll.
3. E-learning
Pembuatan web-web di sekolah atau di kampus atau dapat juga disebut sebagai web bertema pendidikan. Sebagian besar kampus-kampus dan sekolah-sekolah di Indonesia memiliki web, ini dapat membantu pembelajaran.
Selama perkembangan telematika di Indonesia memberikan kemudahan dalam berbagai hal seperti meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.
Indonesia berusaha untuk tidak tertinggal dengan negara lain menyangkut telematika. Dengan dirintis oleh beberapa orang yang berdedikasi pada dunia akademisi, pengenalan dunia telematika mulai dilakukan seiring berkembangnya situasi politik dan ekonomi.
Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, lebih mengembangkan telematika di Indonesia, seperti industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya.
Perkembangan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan perkembangan teknologi. Di masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.
Senin, 11 Oktober 2010
Ragam dan Laras Bahasa
Laras bahasa (bahasa Inggris: register) adalah ragam bahasa yang digunakan untuk suatu tujuan atau pada konteks sosial tertentu. Banyak sekali laras bahasa yang dapat diidentifikasi tanpa batasan yang jelas di antara mereka. Definisi dan kategorisasi laras bahasa pun berbeda antara para ahli linguistik. Salah satu model pembagian laras bahasa yang paling terkemuka diajukan oleh Joos (1961) yang membagi lima laras bahasa menurut derajat keformalannya, yaitu (1) beku (frozen), (2) resmi (formal), (3) konsultatif (consultative), (4) santai (casual), dan (5) akrab (intimate).
Ragam beku digunakan pada situasi hikmat dan sangat sedikit memungkinkan keleluasaan seperti pada kitab suci, putusan pengadilan, dan upacara pernikahan. Ragam resmi digunakan dalam komunikasi resmi seperti pada pidato resmi, rapat resmi, dan jurnal ilmiah. Ragam konsultatif digunakan dalam pembicaraan yang terpusat pada transaksi atau pertukaran informasi seperti dalam percakapan di sekolah dan di pasar. Ragam santai digunakan dalam suasana tidak resmi dan dapat digunakan oleh orang yang belum tentu saling kenal dengan akrab. Ragam akrab digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab dan intim.
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990). Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai prestise tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi.
Menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.
Ditinjau dari media atau sarana yang digunakan untuk menghasilkan bahasa, yaitu (1) ragam bahasa lisan, (2) ragam bahasa tulis. Bahasa yang dihasilkan melalui alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dinamakan ragam bahasa lisan, sedangkan bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya, dinamakan ragam bahasa tulis. Jadi dalam ragam bahasa lisan, kita berurusan dengan lafal, dalam ragam bahasa tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan). Selain itu aspek tata bahasa dan kosa kata dalam kedua jenis ragam itu memiliki hubungan yang erat. Ragam bahasa tulis yang unsur dasarnya huruf, melambangkan ragam bahasa lisan. Oleh karena itu, sering timbul kesan bahwa ragam bahasa lisan dan tulis itu sama. Padahal, kedua jenis ragam bahasa itu berkembang menjdi sistem bahasa yang memiliki seperangkat kaidah yang tidak identik benar, meskipun ada pula kesamaannya. Meskipun ada keberimpitan aspek tata bahasa dan kosa kata, masing-masing memiliki seperangkat kaidah yang berbeda satu dari yang lain.
Ragam beku digunakan pada situasi hikmat dan sangat sedikit memungkinkan keleluasaan seperti pada kitab suci, putusan pengadilan, dan upacara pernikahan. Ragam resmi digunakan dalam komunikasi resmi seperti pada pidato resmi, rapat resmi, dan jurnal ilmiah. Ragam konsultatif digunakan dalam pembicaraan yang terpusat pada transaksi atau pertukaran informasi seperti dalam percakapan di sekolah dan di pasar. Ragam santai digunakan dalam suasana tidak resmi dan dapat digunakan oleh orang yang belum tentu saling kenal dengan akrab. Ragam akrab digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab dan intim.
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990). Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai prestise tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi.
Menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.
Ditinjau dari media atau sarana yang digunakan untuk menghasilkan bahasa, yaitu (1) ragam bahasa lisan, (2) ragam bahasa tulis. Bahasa yang dihasilkan melalui alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dinamakan ragam bahasa lisan, sedangkan bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya, dinamakan ragam bahasa tulis. Jadi dalam ragam bahasa lisan, kita berurusan dengan lafal, dalam ragam bahasa tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan). Selain itu aspek tata bahasa dan kosa kata dalam kedua jenis ragam itu memiliki hubungan yang erat. Ragam bahasa tulis yang unsur dasarnya huruf, melambangkan ragam bahasa lisan. Oleh karena itu, sering timbul kesan bahwa ragam bahasa lisan dan tulis itu sama. Padahal, kedua jenis ragam bahasa itu berkembang menjdi sistem bahasa yang memiliki seperangkat kaidah yang tidak identik benar, meskipun ada pula kesamaannya. Meskipun ada keberimpitan aspek tata bahasa dan kosa kata, masing-masing memiliki seperangkat kaidah yang berbeda satu dari yang lain.
Fungsi Bahasa
Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tadi. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.
Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa memiliki berbagai definisi. Definisi bahasa adalah sebagai berikut:
1. suatu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan.
2. suatu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran orang lain
3. suatu kesatuan sistem makna
4. suatu kode yang yang digunakan oleh pakar linguistik untuk membedakan antara bentuk dan makna.
5. suatu ucapan yang menepati tata bahasa yang telah ditetapkan (contoh: Perkataan, kalimat, dan lain-lain.)
6. suatu sistem tuturan yang akan dapat dipahami oleh masyarakat linguistik.
Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tadi. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.
Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa memiliki berbagai definisi. Definisi bahasa adalah sebagai berikut:
1. suatu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan.
2. suatu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran orang lain
3. suatu kesatuan sistem makna
4. suatu kode yang yang digunakan oleh pakar linguistik untuk membedakan antara bentuk dan makna.
5. suatu ucapan yang menepati tata bahasa yang telah ditetapkan (contoh: Perkataan, kalimat, dan lain-lain.)
6. suatu sistem tuturan yang akan dapat dipahami oleh masyarakat linguistik.
Senin, 08 Maret 2010
Hukum di Indonesia?
Bagaimana hukum di Indonesia? menurut saya sih sedikit amburadul, entah siapa yang salah. hukum bisa diatur, bisa dipermainkan, kenapa bisa gitu? saya juga kurang mengerti, tapi mungkin karena Indonesia kekurangan SDM. walaupun hukum yang dianut sudah sangat adil tapi tidak dapat dikelola dengan baik.
hukum dapat dibeli, hukum dapat memilih, terbukti dengan adanya pengaturan dibalik layar. mungkin 'sejujur' apa anda kalah dengan 'se-kaya' apa anda, itu sih hanya pendapat saya, jadi mohon maaf apabila banyak kekurangan.
banyak contoh kasus di Indonesia yang terbukti kalau hukum berat sebelah. jadi menurut saya yang harus diperbaharui bukan hukum-hukum di Indonesia melainkan SDM sebagai pengelola hukum tersebut.
hukum dapat dibeli, hukum dapat memilih, terbukti dengan adanya pengaturan dibalik layar. mungkin 'sejujur' apa anda kalah dengan 'se-kaya' apa anda, itu sih hanya pendapat saya, jadi mohon maaf apabila banyak kekurangan.
banyak contoh kasus di Indonesia yang terbukti kalau hukum berat sebelah. jadi menurut saya yang harus diperbaharui bukan hukum-hukum di Indonesia melainkan SDM sebagai pengelola hukum tersebut.
Senin, 22 Februari 2010
Hukum Permintaan & Penawaran dalam Ilmu Ekonomi
Sempat mempelajari tentang ekonomi sewaktu sekolah dulu, dan dengan sangat kebetulan jurusan yang saya ambil sewaktu sekolah dulu adalah IPS seberuntung itukah??. Pada kesempatan kali ini saya mencoba untuk membahas tentang Permintaan & Penawaran
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
sumber
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
sumber
http://organisasi.org/
Sabtu, 26 Desember 2009
Kepemimpinan Dalam Berorganisasi
kenapa harus ada pemimpin? apa sih pemimpin itu? ternyata kepemimpinan dalam berorganisasi tuh sangat perlu, kenapa? karena kepemimpinan yang berarti proses mempengaruhi seseorang untuk mencapai tujuan, memperbaiki
menurut link gaya kepemimpinan terbagi :
Gaya kepemimpinan
1. Otokratis. Kepemimpinan seperti ini menggunakan metode pendekatan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan pengembangan strukturnya. Jadi kekuasaanlah yang sangat dominan diterapkan.
2. Demokrasi. Gaya ini ditandai adanya suatu struktur yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif. Di bawah kepemimpinan demokratis cenderung bermoral tinggi dapat bekerjasama, mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri.
3. Gaya kepemimpinan kendali bebas. Pemimpin memberikan kekuasan penuh terhadap bawahan, struktur organisasi bersifat longgar dan pemimpin bersifat pasif.
semua kelancaran dalam berorganisasi salah satunya pengaruh dari seorang pemimpinnya, apabila pemimpinnya mempunyai motivasi yang baik untuk bawahannya, maka organisasi tersebut akan sampai ketujuan dengan lancar.
menurut link gaya kepemimpinan terbagi :
Gaya kepemimpinan
1. Otokratis. Kepemimpinan seperti ini menggunakan metode pendekatan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan pengembangan strukturnya. Jadi kekuasaanlah yang sangat dominan diterapkan.
2. Demokrasi. Gaya ini ditandai adanya suatu struktur yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif. Di bawah kepemimpinan demokratis cenderung bermoral tinggi dapat bekerjasama, mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri.
3. Gaya kepemimpinan kendali bebas. Pemimpin memberikan kekuasan penuh terhadap bawahan, struktur organisasi bersifat longgar dan pemimpin bersifat pasif.
semua kelancaran dalam berorganisasi salah satunya pengaruh dari seorang pemimpinnya, apabila pemimpinnya mempunyai motivasi yang baik untuk bawahannya, maka organisasi tersebut akan sampai ketujuan dengan lancar.
Minggu, 15 November 2009
Internet dapat menimbulkan kecanduan
Internet yang berasal dari singkatan Interconnected Networking yang berarti sebuah jaringan komputer yang berskala mendunia. Dapat juga diartikan jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu computer dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia.
Gw hanya menjelaskan sedikit tentang pengertian internet, karena topic gw berkaitan dengan internet. engga mau ngomong panjang lebar deh yang ada nanti jenuh lagi bacanyamasih untung ada yang mau baca.
Sekedar Info aja buat para pengguna Internet, ternyata internet tuh dapat menimbulkan kecanduan juga lho!!! . Kecanduan seperti apa sih yang dapat ditimbulkan? antara lain terhadap video game, texting, facebook, twitter dan pembunuh waktu lainnya yang berkaitan dengan tekhnologi.
Bahaya banget nih yang seperti ini, soalnya gw juga udah mulai merasakan. Kalo dalam hal ini gw termasuk yang berkecandu video game. Gw salah seorang penggemar video game "Defense of the Ancients" atau yang disingkat DOTA yang berasal dari Warcraft III : Frozen Throne. Dimana ketika bermainmenurut gw doang nih mempertaruhkan harga diri dan kekuatan mental. Minimal 4jam sehari buat gw memainkan DOTA. Berawal dari 2 kali seminggu, sekarang menjadi setiap hari dikarenakan ada suatu rasa yang sulit dijelaskan kalo udah ngebantai orang.
awalnya sih belum sadar sebenernya sampai sekarang pun engga sadar sadar sih, tapi kok hasil nilai semester 1 dan semester 2 gw jauh berbeda? kalo diinget - inget sih emang disemester 2 gw lebih sering main DOTA. niatnya sih cuma buat refreshing tapi malah jadi kebiasaan.
Dan gw pun mulaibelaga berfikir, apakah gw sadar? oohh tentu aja dengan sukses gw pun tetap tidak sadar, tetap aja susah untuk bilang engga buat ajakan teman ber-DOTA setiap harinya. abis mau gimana lagi? udah memang dasarnya main game tuh menyenangkan sih.
Kehebatan dari berkecanduan ini adalahdengan sukses merenggut nyawa seekor seseorang.
pengalaman pribadi gw sih, temen gw ada yang meninggal gara - gara main game online berminggu - minggu, dia sampai lupa waktu buat mandi, gosok gigi kebayang kan baunya gimana? hoeks, makan, yang paling parah dia tidak tidur sama sekali. akhirnya dia kena tipes sempet dirawat beberapa hari, lalu meninggal.
Ada tanda - tanda seseorang berkecanduan internet diantaranya adalah meningkat jumlah waktu luang yang ia gunakan untuk internet, gagal mengendalikan perilaku, selalu menghabiskan seluruh waktunya untuk berinternet dan sedikit beristirahat. tapi ternyata ada yang lebih berbahaya adalah tidak memperdulikan teman dan keluarganya, menganggu jam sekolah dan pekerjaannyaakhirnya gw pun sudah mulai tersadar mengubah pola jam tidurnya menjadi seperti kalong.
Berarti yang ditimbulkan dari bermain video game cuma dampak negative? bermain game engga selalu berdampak negatif kok , menurut forum yang biasa gw baca sih ternyata ada dampak positifnya juga.
Dampak Positif
Dampak Negatif :
by Satria Adi Nugraha

Gw hanya menjelaskan sedikit tentang pengertian internet, karena topic gw berkaitan dengan internet. engga mau ngomong panjang lebar deh yang ada nanti jenuh lagi bacanya
Sekedar Info aja buat para pengguna Internet, ternyata internet tuh dapat menimbulkan kecanduan juga lho!!! . Kecanduan seperti apa sih yang dapat ditimbulkan? antara lain terhadap video game, texting, facebook, twitter dan pembunuh waktu lainnya yang berkaitan dengan tekhnologi.
Bahaya banget nih yang seperti ini, soalnya gw juga udah mulai merasakan. Kalo dalam hal ini gw termasuk yang berkecandu video game. Gw salah seorang penggemar video game "Defense of the Ancients" atau yang disingkat DOTA yang berasal dari Warcraft III : Frozen Throne. Dimana ketika bermain
Dan gw pun mulai
Kehebatan dari berkecanduan ini adalah
Ada tanda - tanda seseorang berkecanduan internet diantaranya adalah meningkat jumlah waktu luang yang ia gunakan untuk internet, gagal mengendalikan perilaku, selalu menghabiskan seluruh waktunya untuk berinternet dan sedikit beristirahat. tapi ternyata ada yang lebih berbahaya adalah tidak memperdulikan teman dan keluarganya, menganggu jam sekolah dan pekerjaannya
Berarti yang ditimbulkan dari bermain video game cuma dampak negative? bermain game engga selalu berdampak negatif kok , menurut forum yang biasa gw baca sih ternyata ada dampak positifnya juga.
Dampak Positif
http://forum.nusa.net.id/showthread.php?t=72129&highlight=dampak+baik+bermain+game
http://forum.nusa.net.id/showthread.php?t=66850&highlight=dampak+buruk
by Satria Adi Nugraha
Langganan:
Postingan (Atom)
